PALEMBANG, FOBER.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera. Gangguan akibat karhutla dinilai berpotensi memengaruhi infrastruktur kelistrikan dan keandalan sistem tenaga listrik di wilayah Sumatera Selatan.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, PLN UIP3B Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
General Manager PLN UIP3B Sumatera Elvanto Yanuar Ikhsan melakukan kunjungan kepada Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru di Griya Agung Palembang, Selasa (8/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi PLN untuk membahas kondisi sistem kelistrikan sekaligus memperkuat langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan di lapangan, termasuk dampak karhutla yang dapat mengancam objek vital nasional sektor kelistrikan.
Dari sisi PLN, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem penyaluran listrik. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar potensi gangguan dapat diantisipasi lebih cepat, khususnya ketika aktivitas karhutla terjadi di sekitar infrastruktur kelistrikan.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik langkah PLN tersebut. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk terus berkomunikasi dan mendukung upaya PLN dalam menjaga keandalan kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan.
“Kita siap bekerja sama. Kalau ada kaitannya dengan wilayah Sumsel, kita bisa berkomunikasi. Mudah-mudahan PLN kinerjanya semakin baik lagi,” ujar Herman Deru.
Menurut Herman Deru, komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan PLN diperlukan untuk merespons berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu pelayanan publik, termasuk ancaman karhutla.
“Terima kasih, mudah-mudahan bisa kerja sama lebih intensif lagi,” katanya.
Sementara itu, Elvanto Yanuar Ikhsan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap PLN.
Bagi PLN UIP3B Sumatera, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kesiapsiagaan di lapangan. Terlebih, kondisi geografis dan potensi karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan membutuhkan koordinasi yang cepat antara pemangku kepentingan.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya berfokus pada penanganan ketika gangguan terjadi, tetapi juga pada langkah-langkah pencegahan dan mitigasi.
PLN UIP3B Sumatera terus berupaya memastikan sistem penyaluran dan pengaturan beban listrik tetap berjalan andal. Pada saat yang sama, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk meminimalkan risiko terhadap jaringan maupun infrastruktur kelistrikan yang berada di wilayah rawan terdampak karhutla.
Penguatan kolaborasi antara PLN dan Pemprov Sumsel ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keberlangsungan pasokan listrik sekaligus melindungi objek vital nasional sektor ketenagalistrikan dari berbagai potensi gangguan di lapangan. (Red)
