Muaradua, fober.id — Akses masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terhadap pembiayaan rumah semakin diperluas. Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua menggandeng sejumlah pengembang perumahan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), termasuk fasilitas KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan PKS antara Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua dan dua developer baru, yakni PT Yadi Maju Bersama serta PT Derry Jaya Mandiri.
PT Yadi Maju Bersama menangani pengembangan Perumahan HKS 5 dan Perumahan Puri Indah HKS 6, sementara PT Derry Jaya Mandiri mengembangkan Perumahan Graha Puncak Indah.
Penambahan dua mitra developer tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Sumsel Babel dalam memperluas ekosistem pembiayaan perumahan di OKU Selatan. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan hunian yang dapat dibiayai melalui KPR FLPP maupun fasilitas KGS Bank Sumsel Babel.
Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juli 2026 itu juga dihadiri sejumlah pengembang lain, di antaranya PT Tunas Muda Berkembang, pengembang Perumahan Dua Muara Residence, serta PT Alkodri Karya Indotama, pengembang Perumahan Sejahtera Residence.
Tak hanya memperkuat kemitraan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan akad kredit bagi debitur yang telah memenuhi persyaratan pembiayaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat realisasi pembiayaan rumah bagi masyarakat di OKU Selatan.
Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua, Wahyu Apriluddin, didampingi Wakil Pemimpin Cabang Berry Satria Wilson, mengatakan kolaborasi dengan pengembang merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti daerah.
“Bank Sumsel Babel terus berkomitmen menjadi mitra utama pembangunan daerah melalui penyediaan layanan pembiayaan yang mudah, aman, dan kompetitif. Kerja sama dengan para developer ini merupakan bagian dari upaya kami memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak melalui program KPR FLPP,” kata Wahyu.
Menurutnya, penguatan kemitraan dengan pengembang tidak hanya ditujukan untuk mendukung program pemerintah di sektor perumahan, tetapi juga untuk menciptakan pertumbuhan portofolio pembiayaan yang sehat dan berkualitas.
“Harapannya, kolaborasi ini terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat OKU Selatan yang dapat memiliki rumah dengan pembiayaan yang terjangkau,” ujarnya.
Bank Sumsel Babel menilai penguatan pembiayaan perumahan juga memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. Meningkatnya pembangunan hunian berpotensi menggerakkan sektor konstruksi, membuka aktivitas ekonomi baru, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah.
Melalui kerja sama tersebut, Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan sekaligus mengambil peran dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten OKU Selatan. (Red)
