Nee Jersey, fober.id – Tim Nasional Spanyol kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. La Roja memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 usai menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Minggu (20/7/2026) waktu setempat.

Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 setelah memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams yang berawal dari umpan silang Pedro Porro. Gol tersebut sekaligus memastikan gelar Piala Dunia kedua bagi Spanyol setelah terakhir kali mengangkat trofi pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Kemenangan ini melengkapi dominasi generasi emas Spanyol setelah sebelumnya sukses menjuarai Piala Eropa (Euro), sekaligus menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama sepak bola dunia di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente.

Sebaliknya, hasil ini menjadi akhir yang pahit bagi Lionel Messi. Kapten Argentina yang diperkirakan menjalani laga terakhirnya di ajang Piala Dunia gagal mempersembahkan trofi kedua bagi negaranya. Tangis Messi pecah saat menerima medali runner-up pada seremoni penyerahan trofi.

Laga final berlangsung di hadapan 80.663 penonton yang memadati Stadion MetLife, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.

Spanyol Dominan Sejak Awal

Sejak peluit pertama dibunyikan, Spanyol langsung menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola dan permainan umpan pendek khas mereka. Argentina lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Dominasi tersebut tercermin dari statistik pertandingan. Hingga laga berakhir, Argentina bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Spanyol sepanjang 120 menit pertandingan.

Meski terus ditekan, lini belakang Argentina yang dikawal Emiliano Martinez mampu menggagalkan sejumlah peluang emas dari Lamine Yamal, Dani Olmo, Pedri hingga Nico Williams.

Gol yang ditunggu publik Spanyol akhirnya hadir pada babak tambahan waktu. Nico Williams memenangkan duel udara di tiang jauh sebelum mengarahkan bola kepada Ferran Torres. Penyerang Barcelona itu tanpa kesulitan melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Martinez.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sekaligus memastikan trofi Piala Dunia jatuh ke tangan Spanyol.

Final Sarat Pelanggaran

Laga puncak juga diwarnai permainan keras dari kedua tim. Sejumlah tekel berbahaya terjadi sejak babak pertama.

Alexis Mac Allister sempat melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Olmo, disusul benturan yang melibatkan Lionel Messi dan Alex Baena.

Wasit Slavko Vincic akhirnya beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk meredam tensi pertandingan yang terus memanas.

Drama semakin memuncak ketika Enzo Fernandez diganjar kartu merah pada masa injury time setelah melakukan pelanggaran keras terhadap bek muda Spanyol, Pau Cubarsi.

Meski unggul jumlah pemain, Spanyol baru mampu memecah kebuntuan pada babak tambahan waktu melalui aksi Torres.

Messi Gagal Tutup Karier dengan Gelar

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Lionel Messi yang hampir dipastikan menutup perjalanan kariernya di Piala Dunia tanpa akhir yang sempurna.

Usai pertandingan, Messi terlihat menitikkan air mata ketika menerima medali perak, sementara para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mereka mengangkat trofi Piala Dunia.

Kapten Spanyol, Rodri, menerima trofi juara dari Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam seremoni penutupan yang berlangsung meriah.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh generasi emas sepak bola negaranya.

“Kami telah memenangkan segalanya. Para pemain ini adalah kebanggaan Spanyol dan mereka menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang turnamen,” ujar De la Fuente usai pertandingan.

Dengan kemenangan ini, Spanyol resmi mengoleksi dua gelar Piala Dunia sepanjang sejarah, sementara Argentina harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up setelah gagal mempertahankan mahkota juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *